Category Archives: review

Novel Alias: Antara Rinai, Greti, Eru, dan Jeruk

  • Alias: Harga untuk Sebuah Nama (sebuah novel)Judul: Alias: Harga untuk Sebuah Nama
  • Genre: Novel misteri-horor
  • Pengarang: Ruwi Meita
  • Editor: Mahir Pradana
  • Penerbit: Rak Buku
  • Tebal: iv + 236 halaman
  • Terbitan: 2015

Saya membaca novel Alias mulai pukul 00.25, dan menyelesaikannya pada pukul 3.07. Namun sebelumnya, saya sudah membaca lima bab awal dalam file .pdf yang dikirim oleh penulisnya sendiri. Membaca di tengah malam begitu, sumpah, bukannya saya bermaksud menantang unsur horornya. Tapi, memang kondisinya memaksa seperti itu. Continue reading

Kenapa Saya Lebih Suka Baca Novel Berbentuk E-Book

E-book koleksi saya. Bisa dibaca di mana-mana: smartphone, tablet, termasuk laptop berlayar 14 inch.

E-book koleksi saya dalam My Books – Google Play. Bisa dibaca di mana-mana: smartphone, tablet, termasuk laptop berlayar 14 inch.

Dua bule masuk ke kereta yang saya tumpangi. Penampilan mereka khas backpacker dengan pakaian yang asal melekat dan ransel yang menggunung lebih tinggi dari kepala. Mereka duduk di kursi depan saya. Salah satu dari mereka memasang bantal leher dan segera tidur. Satunya lagi mengambil komputer tablet. Yang menarik, tablet itu ternyata bukan untuk bermedia sosial, browsing, atau main game. Saya intip dari celah kursi, ternyata dia membaca novel! Saya kaget. Turis backpacker? Membaca novel? Continue reading

Go-Jek Disayang, Go-Jek Dilarang

Tongkrongan Gojek Driver. Kreatif dengan navigasi Android terpajang di spionnya. (photo by Brahm)

Tongkrongan Gojek Driver. Kreatif dengan navigasi Android terpajang di spionnya. (photo by Brahm)

Sepulang dari silaturahim ke rumah saudara di Sidoarjo, kami mencegat elf malam itu. Keneknya bilang, pemberhentian terakhir adalah Terminal Joyoboyo. Kami pun naik. Rencananya, kami berhenti di Dolog, dan melanjutkan dengan becak atau jalan kaki ke rumah. Tapi sekeluarnya dari Terminal Bungurasih, elf berhenti. Dengan enaknya, kenek itu menyuruh semua penumpang oper ke mikrolet di belakang. Kampret! Continue reading