Mari Mulai Berpikir Membuat Blog untuk Perusahaan

  • Judul: Blog Marketing
  • Pengarang: Jeremy Wright
  • Penerjemah: Donny Setiawan
  • Penerbit: Elex Media Komputindo
  • Cetakan: I, 2007
  • Tebal: xiii + 343 halaman

“Blog tidak akan pernah mati,” kata Jeremy Wright dalam bukunya yang berjudul Blog Marketing ini (halaman 326). Blog akan terus menjadi tren. Maka merugilah mereka yang tidak berpartisipasi dalam kegiatan blogging.

Blog bukan melulu media untuk gaul atau narsis-narsisan. Faktanya, semula blog hadir untuk alasan profesional. Bentuk klasik blog adalah log (catatan) konvensional yang ditulis pegawai shift buat petugas jaga berikutnya. Sekarang, fungsi itu telah berkembang, apalagi pasca penemuan log yang bisa diakses online secara simultan: blog.

Beberapa perusahaan raksasa kini mendorong karyawannya untuk menjadi blogger (pengguna blog) secara rutin, demi mendekatkan brand pada masyarakat. Kesan perusahaan besar yang dingin dan tak terjamah konsumen kecil pun bisa luntur berkat keluwesan gaya komunikasi ala platform blog. Dengan blog, perusahaan dapat melibatkan diri pada pembicaraan dua arah yang egaliter, tidak peduli yang berhadapan ternyata CEO dan seorang pembeli eceran sekalipun.

“Inilah revolusi!” kata Wright. Kenalilah, atau Anda akan digilas. Kalau dulu seorang pelanggan yang komplain harus menunggu beberapa beberapa hari atau pekan (bahkan bulan) jika ingin masuk Surat Pembaca media cetak, dengan blog, masa penantian itu menyusut drastis menjadi hitungan detik.

Dahulu kala, seorang PRO (Public Relations Officer) memiliki banyak waktu untuk menunggu terbitnya beberapa harian utama, pada pagi, siang, atau sore hari. Mereka memiliki waktu lumayan lapang untuk mengguntingi koran-koran itu sebagai bahan evaluasi.

Sekarang? Sebuah komplain tentang sinyal ponsel bisa hadir telanjang di depan publik pada tengah malam, saat belum satu pun harian beredar. Keluh kesah terhadap pelayanan bank dapat menyeruak saat tim PR-nya bersiap-siap pulang kantor. Orang-orang pun bisa mengomentari atau mem-forward-nya dengan cepat. Perusahaan tak sadar, tiba-tiba saja keburukannya diketahui seluruh dunia.

Buku ini ditargetkan khusus untuk blogger perusahaan, baik besar maupun kecil. Judulnya saja Blog Marketing. Kalau Anda tidak punya sesuatu untuk dipasarkan, maka buku ini rasanya bukan buat Anda. Tapi, bagaimanapun, buku ini banyak juga mengandung tips dan filosofi blogging secara general.

Salah satu tips dari Jeremy Wright yang bisa diterapkan untuk semua jenis blogger ialah soal mengatasi negativitas. Blogosfer (dunia blog) mirip dunia nyata. Medianya memang maya, tapi pada dasarnya kita juga berkomunikasi dengan manusia, bukan mesin. Jadi, sewaktu-waktu konflik dapat terpantik. Gara-gara kita membuat kecewa orang lain, atau blogger lain membuat kita tersinggung, misalnya.

Ini buku yang disarankan untuk memaksimalkan potensi blog bagi kepentingan bisnis Anda. Ditulis oleh seorang konsultan blog yang kliennya terdiri dari Ford, Microsoft, eBay, Business Week, dan banyak perusahaan besar lainnya. Karena memang bukan saatnya lagi perusahaan-perusahaan berkomunikasi satu arah dengan pelanggannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge