Penulis yang Memilih Jalur Sunyi

Beberapa hari yang lalu, seorang kawan menelepon. “Dengar-dengar, kamu sudah jadi penulis terkenal, ya?” katanya. Sepanjang percakapan, frasa “penulis terkenal” itu diulangnya hingga 3-4 kali, dan saya selalu tertawa tiap kali mendengarnya. Bukan hanya karena pernyataan itu jauh dari fakta, tetapi juga karena dia keliru, dikiranya semua orang berambisi tenar.

Penulis yang Memilih Jalur Sunyi

Continue reading