Arsip Kategori: proses kreatif

Kunjungan 15 Menit di Candi Barong

Untuk kepentingan riset novel terbaru, saya mengunjungi Candi Barong. Perjalanannya tidak mulus. Kanan-kiri adalah hutan jati, mahoni, sonokeling, dan entah apa lagi. Sementara jalannya masih berupa makadam. Ada jalan aspal, tetapi sempit, sehingga bila berpapasan dengan mobil lain, salah satunya harus minggir dulu.

Pemandangan dari teras pertama Candi Barong

Lanjutkan membaca

Stephen King: Sosok yang Menginspirasi Saya Menulis Novel

Stephen KingDulu, menulis bagi saya fungsinya sekadar untuk meninggalkan jejak hidup. Semacam dokumentasi pengalaman dan pemikiran. Tak pernah tebersit di benak untuk menulis novel. Tidak keren, rasanya! Sampai duduk di bangku kuliah pun, saya masih berpendapat bahwa penulisan nonfiksi itu lebih bergengsi dan lebih layak ditekuni.

Lalu, datanglah orang ini. Stephen King, namanya. Novelis genre horor, misteri, dan thriller yang ratusan karyanya telah diadaptasi ke film, serial televisi, teater, dan komik. Tentu saja, Mr. King tidak benar-benar nongol di depan hidung saya seperti, “Yo, Brahm, what’s up!” Dia hanya muncul di benak saya melalui buku On Writing. Lanjutkan membaca