Kerjasama Novelisasi

Punya pengalaman menegangkan atau penuh teka-teki yang terjadi di Indonesia? Ingin menovelkan pengalaman riil itu? Atau, ingin daerah Anda yang eksotik diangkat menjadi latar sebuah novel thriller? Saya bersedia menulisnya gratis! Cukup undang saya untuk wawancara dan riset lapangan.

Saya adalah seorang penulis novel thriller. Novel saya selalu berlatar daerah-daerah di Indonesia. Sejauh ini, saya telah menerbitkan novel-novel berlatar Surabaya (Jawa Timur), Bandung (Jawa Barat), Kerinci (Jambi), dan Wamena-Jayapura (Papua). Saya selalu mencari ide-ide cerita dan lokasi-lokasi baru untuk dijadikan novel.

Jika Anda punya ide dan akses yang saya butuhkan, mungkin kita bisa bekerjasama. Tapi kerjasamanya bersifat nonprofit dan tidak melibatkan uang.

Apa yang Anda Dapatkan melalui Kerjasama Ini

  1. Novel tentang pengalaman Anda atau daerah Anda. Mengenalkan/memopulerkan daerah Anda bisa melalui cerita thriller yang seru. Cerita ini akan disampaikan dengan gaya tutur yang renyah dan modern, sesuai pembaca 15-40 tahun. Lama penulisannya 3-6 bulan. Proses berikutnya (penerbitan) di luar kontrol saya. Anda boleh memberi ide tokoh, konflik, alur, atau tempat, tapi eksekusinya tetap hak prerogatif penulis/penerbit.
  2. Ucapan terima kasih di Kata Pengantar. Ini barangkali tidak menarik bagi Anda, tapi pasti tetap akan saya lakukan. Kecuali Anda tidak menginginkannya, saya akan menulis nama, instansi/bisnis, dan peranan Anda bagi penulisan novel ini.
  3. Lima eksemplar novel. Setelah novel terbit, kapan pun itu, saya akan langsung mengirimkan lima eksemplar secara gratis ke alamat Anda. Gratis, selama masih berada di Indonesia.
  4. Artikel-artikel tentang tempat Anda ditayangkan di blog pribadi saya ini (berbahasa Indonesia) dan blog Warung Fiksi (berbahasa Inggris). Artikel-artikel itu meliputi tempat-tempat wisata yang kami kunjungi, review tentang penginapan, kuliner setempat, dsb. Beda dengan novel yang butuh waktu lama dan sulit dipastikan kapan terbitnya, artikel-artikel ini akan mulai ditayangkan satu per satu, paling lambat dua minggu setelah kepulangan kami.
  5. Review berbintang 3-5 di Google Place dan Facebook (jika tempat itu tercantum dalam Google+ dan Facebook). Kami juga akan melengkapinya dengan 2-3 kalimat mengapa tempat itu perlu dikunjungi. Jika ada tempat yang menurut kami jelek dan tidak layak mendapat minimal bintang 3 dalam review, kami takkan mereviewnya. Review-review ini akan dilakukan paling lambat seminggu setelah kepulangan kami.

Apa yang Kami Harapkan dari Anda

Fasilitasilah kami. Saya akan datang berempat, bersama istri dan dua anak. Mohon maaf bila ini terdengar klasik, tapi keluarga adalah salah satu sumber inspirasi saya.

Istri saya, misalnya, biasanya mempunyai pendapat dan ide yang tak terpikirkan sebelumnya. Istri saya juga bisa menjadi penulis cadangan ketika saya kewalahan. Permasalahannya, tidak mungkin membawa istri saya tanpa anak-anak saya.

Jadi, begitulah. Saya berharap, dalam kerjasama ini, Anda berkenan memfasilitasi secara penuh:

  1. Perjalanan pulang-pergi dari Surabaya ke tempat Anda untuk empat orang. Kereta api, kapal, atau pesawat, terserah. Yang penting layak, nyaman, dan tidak terlalu lama di jalan. Kecuali bila perjalanannya sendiri menurut kami layak diceritakan. Perjalanan dengan kapal pesiar, contohnya.
  2. Penginapan bagi keluarga saya selama 3-7 hari. Tidak harus hotel berbintang, tapi setidaknya lingkungannya aman, kamarnya bisa memuat 4 tamu (2 dewasa dan 2 anak), dengan kamar mandi dalam, bersih, adem, ada akses internet yang bisa diandalkan (setidaknya untuk browsing), dan lokasinya dekat dengan mana-mana.
  3. Makanan dan minuman yang layak selama kami di sana. Jangan khawatir, kami tidak mengharapkan bermewah-mewah. Kami lebih suka nasi goreng pinggir jalan daripada nasi goreng hotel, selama itu halal, bersih, enak, dan kenyang.
  4. Biaya operasional selama di sana. Ini meliputi biaya transportasi selama di sana, ongkos masuk ke tempat-tempat yang dibutuhkan untuk cerita, dan sebagainya.

FAQ (pertanyaan yang sering disampaikan)

Untuk siapa penawaran ini, tepatnya?
Dinas Pariwisata, pemilik hotel, tempat wisata, pensiunan jenderal, intel, detektif yang punya kisah-kisah seru, orang biasa yang baru saja mengalami kejadian luar biasa mendebarkan, siapapun! Siapa saja yang merasa bisa mendapat keuntungan-keuntungan nonmateri, kelegaan, atau brand building melalui novel, saya membuka pintu lebar-lebar.

Apakah cerita novelnya akan indah? Romantis? Menarik?
Menarik? Iya. Indah? Saya akan mengeksploitasi keindahan alam tempat Anda dalam kata-kata. Romantis? Kemungkinan besar tidak. Sebab, genre saya adalah thriller. Perlu dipahami, dalam cerita thriller, ada tokoh jahat, menakutkan, dan mengerikan. Meskipun risikonya pembaca akan takut, ini akan membuat cerita seru.

Novel kan belum tentu laris? Kalau novelnya tidak best seller, saya rugi, dong!
Betul, novel belum tentu best seller. Karena formula best seller itu meliputi nama besar (kalau bisa, penulisnya artis atau penulis tenar), dan modal untuk jor-joran mempromosikan karya. Terus terang, saya tidak punya kedua itu.

Jadi, Anda bukan penulis best seller? Bukan penulis seleb? Tidak punya dana untuk mempromosikan novelnya nanti? Lantas, buat apa menawarkan kerjasama?
Setidaknya, saya juga bukan novelis pemula. Saya juga punya pembaca setia, meski tidak sedahsyat fans Tere Liye, Dewi Lestari, Andrea Hirata, Eka Kurniawan, Raditya Dika, dll.

Kalau saya adalah novelis top seperti mereka dan punya modal besar, saya balik bertanya, buat apa saya membuat penawaran seperti ini? Kenapa repot-repot? Mending, saya langsung bikin novel sendiri dan jalan-jalan sendiri semau saya.

Jadi, saya harus siap tidak laris?
Anda tahu, tidak ada istilah basi buat novel. Ini bukan buku IT yang kalau sekarang tidak laku, tahun depan pasti lebih tidak laku lagi, karena perkembangan dan perubahan ilmunya cepat sekali. Penjualan novel itu sifatnya anomali. Sekarang tidak ada yang beli, siapa tahu 10 tahun lagi diburu orang.

Novel juga bukan karya statik. Ia bisa dijual di Google Play Store (e-book), diadaptasi menjadi komik, film, game, juga diterbitkan ke negara lain. Kemungkinannya luas sekali.

Apapun nasib karya ini, kekhasan dalam cerita itu akan turut terbawa. Jika sebuah novel latarnya NTT, NTT akan terus terangkat. Kalaupun diterjemahkan ke bahasa Thailand oleh penerbit Thailand, latarnya tidak mungkin tiba-tiba jadi Bangkok. Novel 5 cm yang latarnya Gunung Semeru ketika diadaptasi ke layar lebar juga tidak seenaknya diubah jadi Gunung Rinjani, bukan?

Berapa saya harus membayar Anda?
Sekali lagi, kerjasama ini tidak melibatkan uang. Saya dan keluarga hanya ingin dijamu selama wawancara dan riset lapangan. Dalam arti, disediakan transportasi, konsumsi, akomodasi, jaminan keamanan, dan kesempatan wawancara. Tidak perlu honor. Tidak perlu menyelipkan uang saku, uang oleh-oleh, atau lainnya.

Kita hanya akan menandatangani kontrak kerjasama bermaterai. Kontrak tersebut sudah saya siapkan. Poin-poin intinya seperti yang sudah dijabarkan di atas. Setelah kontrak ditandatangani dan menerima minimal kode booking tiket pesawat/kereta/kapal (yang sudah issued) PP dan voucher hotel/penginapan, kami akan berangkat.

Haruskah Indonesia?
Anda (yang bekerjasama dengan saya) boleh orang bule, Arab, China, Eskimo, atau mana saja, tapi kejadian atau lokasi yang ingin diceritakan harus di Indonesia. Setidaknya, 80% terjadi di Indonesia.

Rangkuman: Apa yang Saya Tawarkan dalam Kerjasama Novelisasi Ini

  1. Ini adalah penawaran buat Anda jika Anda adalah orang Dinas Pariwisata, pemilik tempat wisata, pensiunan jenderal, intel, detektif yang punya kisah-kisah seru, atau orang biasa yang baru saja mengalami rentetan kejadian luar biasa mendebarkan.
  2. Saya selalu memerlukan ide tentang tokoh, konflik, atau lokasi baru. Ide itu bisa jadi adalah pengalaman riil (bukan imajinasi) dan/atau tempat Anda. Saya menawarkan diri menuliskan novel tentang itu supaya lebih banyak orang yang tahu.
  3. Anda tidak perlu membayar saya apa-apa. Hanya, saya berharap Anda memfasilitasi transportasi, konsumsi, akomodasi, jaminan keamanan, dan kesempatan wawancara kita nanti.
  4. Genre saya adalah thriller. Jika menurut saya, ide/pengalaman Anda tidak bisa dikembangkan menjadi novel thriller, mohon maaf, mungkin kita belum berjodoh dalam kerjasama ini.
  5. Jalan cerita nantinya merupakan hak prerogatif saya selaku novelis. Dan produk akhir dari kerjasama ini adalah sebuah novel thriller (fiksi), bukan memoar, biografi, atau buku travel.
  6. Yang akan Anda dapatkan: sepenggal kisah Anda dan/atau daerah Anda akan “abadi” dalam novel.

Jika menurut Anda apa yang saya tawarkan ini menarik, silakan telepon saya di 08155093515 atau email travel@warungfiksi.net.